cerita di basecamp #Entry99

cuitan Nad bikin Kevin dan seisi Halcyon panic. habisnya Nad tergolong nggak gampang menangis kecuali beneran terharu, tersentuh atau terpukul tingkat akut. Kevin udah mempercepat mobilnya menuju apartemen Nad saat itu. Pasalnya, rumah Kevin berada cukup jauh dari apartemen tempat Nad tinggal. Kalau suasana macet, acara ngapel pacar ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam, kalau lancar bisa 45 menit sampai 1 jam. sebenernya, Nad udah bilang kalau dia nggak papa, nggak sedih atau terpukul. tapi Kevin beneran nggak sabar pengen tau apa yang membuat Nad terharu biru seperti itu.

Sesampainya di apartemen Nad, Kevin disambut oleh wajah sumringah Jayden dan semua member Halcyon, minus Kiran yang udah ngumpul di ruang tengah. Nad duduk di sofa, bareng sama Jacob dan Joel, sementara yang lain ngambil kursi dari ruang makan.

'Loh, kok pada ngumpul?' tanya Kevin bingung.

'Duduk dulu, minum,' Joel berdiri dan menarik Kevin supaya duduk di sofa bersamanya. Sudah itu, dia menyerahkan sebotol air mineral pada sang empunya nama itu.

'Oke, karena udah pada ngumpul semua, gue mulai aja. sebelum latihan ke studio, gue cuma mau ngabarin update terbaru dari Kak Brian dan Kak Joan,' Nad berhenti sejenak. 'Semalem gue ada ngobrol soal collab stage dan latihan bareng sama Halcyon. ada good news sama bad news. mau yang mana dulu?'

'Bad news dulu deh,' jawab Joel mantap.

'Gue juga,' Jacob mengangguk. diikuti dengan anggukan kepala Kevin.

'We're okay with both,' ujar Leon sambil memainkan stick drum di tangannya.

'So, berita buruknya, Kak Bri, Kak Davian sama Kak Winston bakal ke Jakarta 1 bulan sebelum the real show,' Nad menarik napasnya sebelum melanjutkan. 'Mereka bertiga akan set up street busking shows buat Halcyon dan perform bareng. tujuannya, untuk crowdfunding sebelum konser.'

'Good newsnya, yang pertama, stage time sepanjang konser buat halcyon including opening sama closing kurang lebih a quarter of the whole concert. kalian dapet ruangan sendiri, crew dan stylist as well. Universal music bakal funding seluruh kegiatan Halcyon beserta make up dan kostum per bulan depan.'

Nad menutup mulutnya dan memandang ke seluruh ruangan, mengamati wajah semua orang yang tercengang mendengar berita tersebut. Mereka masih nggak percaya dengan apapun yang baru saja dikatakan oleh Nad. ini tuh kayak ngeliat film di-pause dan semua karakternya lagi mangap. gitu deh pokoknya. seketika gadis 22 tahun itu menutup mulutnya dengan tangannya. matanya menyipit dan bahunya bergerak naik-turun. pemilik nama Nadeshda ini diam-diam tertawa melihat kejadian langka di hadapannya.

'Kok kita diketawain?' rupanya Jacob menyadari sosok di sampingnya yang tengah tertawa.

'Abis seragam sih. harusnya aku fotoin pas bengong terus aku post di twt Halcyon ya.' Nad masih cekikikan.

'Jahat banget sumpah,' kali ini Jerome berkomentar.

'Harusnya Kak Je liat mukanya sendiri pas mangap gitu,' Nad masih tertawa. 'Apalagi Kev. harusnya aku fotoin terus di-share di twitter.'

'Apa ini including additional members?' tanya Leon.

'Iya, Leon, kalian juga termasuk di perjanjiannya. nanti sisanya aku Kak Kiran sama Kev yang urus. semua kelengkapan konser bakal dikirim berkala ke sini mulai minggu depan,' Nad menjelaskan.

'Kiran udah tau?' Jayden bertanya.

'Sebenernya ini obrolan di grup yang isinya anak TD6 sama gue. Tapi entar gue coba hubungin Kak Kiran. Gimanapun, dia juga harus tau,' Nad berujar. Sementara itu, Kevin sibuk mengatur ponselnya. Ternyata, pemuda 22 tahun itu tengah menyalakan fitur Video Call di ponselnya.

'Kenapa Keb?' sahut Joan dari seberang nun jauh di sana.

'Kak Joan, makasih!' Kevin berujar sembari menyorot semua anak-anak Halcyon yang masih berusaha menata ekspresi mereka.

'Kak kasian, anak-anak ini pada jantungan,' Nad nyengir jahil. 'Kevin juga.'

'Loh, Kiran belom balik dari Jogja?” Joan bertanya.

'Belum, kak. mungkin lusa,' Nad memeriksa pesan terakhir dari Kiran.

'Pokoknya gue sebagai perwakilan dari TD6 cuma mau bilang, kalian persiapin yang terbaik. ini kesempatan kalian untuk buktiin bahwa kalian tuh worth to perform with us. Bermusik dengan hati kalian,' Joan berujar disambut anggukan dari semua yang bertandang di ruangan itu.

'Kak, tidur lagi, di sana masih jam 4 pagi kan?' Nad berujar, mengomentari muka bantalnya Joan.

'See you in 3 months guys!'

dan facetime pun berakhir.


saved: 21/01/2021